Metropolis

Didominasi Guru Kelas, Pelamar CPNS Kotim

Widodo | Kamis, 26 September 2013 - 16:04:35 WIB

SAMPIT – Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) masih menjadi impian sebagian banyak orang. Hal ini terbukti dari berkas administrasi yang masuk di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kotim 2013. Hingga batas akhir pendaftaran berkas yang masuk sebanyak 455 pelamar. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan 50 kuota yang dicari.

“Pengentrian data saat ini telah selesai tinggal mengisi form database dari BKPP Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) karena kita juga harus memberikan laporan ke BKPP Kalteng dan pengumuman hasil seleksi berkas pada tanggal 26 September,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan Dan Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim Muhammad Saleh, kemarin (24/9).

Dari data BKD Kotim dari 455 orang pelamar CPNS untuk pelamar guru kelas sebanyak 277 orang, guru sekretaris sebanyak 89 orang, guru pertanian sebanyak 43 orang, guru multimedia sebanyak 21 orang, guru teknik komputer jaringan sebanyak 9 orang dan guru kecantikan sebanyak 6 orang.

“Saat ini yang telah masuk ke BKD Kotim sebanyak 455 berkas dan pendaftaran telah ditutup tanggal 20 September tetapi berkas dari kantor Pos masih masuk bagi berkas yang cap posnya sampai tanggal 20 September,” ujar Saleh.

Menurut Saleh untuk pengumuman akan langsung dilakukan di BKD Kotim atau melalui website simpegkotim.diginetmedia.co.id pada tanggal 26 September sedangkan pengambilan nomor peserta dimulai dari tanggal 30 September sampai 2 Oktober.

“Selanjutnya tes tertulis akan dilakukan pada tanggal 3 November tetapi untuk tempatnya saat ini masih belum bisa kita beritahukan karena akan kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim juga,” ujarnya.

Sementara itu, Saleh menegaskan bahwa dalam proses penerimaan CPNS ini BKD Kotim hanya sebagai pelaksana sedangkan untuk penentuan bagi peserta CPNS yang dapat lolos menjadi PNS langsung dilakukan oleh pusat.

“Kami hanya sebagai pelaksana, jadi kalau ada rumor bahwa ada pegawai BKD atau siapapun yang dapat meloloskan menjadi PNS itu tidak benar karena kelulusan tersebut diatur oleh pusat bahkan soal test CPNS baru diterima BKD sehari sebelum hari H dan akan kami koordinasikan dengan pihak kepolisian,” ungkapnya.

400 HONORER K-2 IKUT TES CPNS

Jumlah honorer K-2 di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang akan mengikuti tes seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akhirnya terjawab. Berdasarkan surat dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) yang diterima oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim bahwa sebanyak 400 honorer K-2 dapat mengikuti tes CPNS. “Untuk waktu tes antara honorer K-2 dengan pelamar umum serentak dilakukan yaitu pada tanggal 3 November,” ungkap Kepala Bidang Pengadaan Dan Mutasi BKD Kotim Muhammad Saleh, kemarin (24/9).

Walaupun jumlah honorer K-2 yang dapat mengikuti tes CPNS sudah ditentukan tetapi mengenai jumlah yang lolos dari 400 orang tenaga honorer K-2 diakui Saleh bahwa sampai saat ini pihaknya masih belum mengetahui dikarenakan masih belum ada pemberitahuan dari KemenPAN-RB. “Informasi yang kami terima dari KemenPAN-RB bahwa hanya 30 persen yang lolos dari jumlah seluruh honorer K-2 di Indonesia tetapi kalau untuk Kotim berapa jumlah kuota yang lolos kami masih belum tahu,” ujarnya.

Jika hanya 30 persen honorer K-2 yang lolos menjadi PNS di seluruh Indonesia maka kemungkinan besar banyak honorer K-2 Kotim yang tidak lolos menjadi PNS apalagi rencana pengangkatan untuk honorer sudah tidak ada lagi dan terakhir tahun ini. “Bagi honorer yang tidak lolos tergantung daerahnya kalau masih membutuhkan dapat diakomodir oleh daerah,” ungkap Saleh.

Tetapi diakui Saleh untuk Kotim yang masih membutuhkan tenaga honorer terutama guru kemungkinan besar dapat diakomodir oleh daerah sehingga bagi honorer K-2  yang tidak lolos PNS tidak perlu khawatir. “Kebanyakan honorer K-2 yang mengikuti tes CPNS ini adalah guru karena memang kita membutuhkan guru kemungkinan walaupun tidak lolos tetap diakomodir oleh daerah,” ujarnya.

Sementara itu, syarat honorer K-2 mengikuti tes CPNS diantaranya adalah diangkat pejabat yang berwenang, bekerja di instansi pemerintah, memiliki masa kerja minimal satu tahun pada 31 Desember 2005 dan sampai saat ini bekerja secara terus menerus serta berusia sekurang-kurangnya 19 tahun dan tidak boleh lebih dari 46 tahun per 1 Januari 2006. (tha/ton)

 

Jumlah Pelamar CPNS Kotim

Jabatan                                               Jumlah

Guru Kelas                                          277 orang

Guru Sekretaris                                 89 orang                              

Guru Pertanian                                  43 orang

Guru Multimedia                               21 orang

Guru Komputer Jaringan                   9 orang

Guru Kecantikan                                 6 orang

Total                                                      455 Orang

Sumber: BKD Kotim

 





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)