Radar Sport

Diselamatkan Neymar dan Bale

Preview Primera Division 2013-2014
Radar Sampit | Minggu, 18 Agustus 2013 - 21:52:10 WIB

PEMAIN bintang pertama yang meninggalkan Primera Division adalah Radamel Falcao. Menyusul Alvaro Negredo dan Roberto Soldado. Mereka adalah pencetak gol terbanyak nomor tiga, empat, dan lima musim lalu.

Namun, kedatangan Neymar, pahlawan Brasil saat menjuarai Piala Konfederasi 2013, ke Barcelona melampaui kepergian Falcao, Negredo, dan Soldado itu. Semacam “bintang” disubstitusi “superbintang”.

Belum lagi bintang Tottenham Hotspur Gareth Bale yang masih berpeluang untuk memperkuat Real Madrid. Bahkan, Neymar dan Bale pula yang mendominasi pemberitaan koran terbesar di Spanyol, Marca. Neymar dan Bale menjadi sampul muka dari 28  di antara 30 edisi terakhiur koran dengan estimasi pembaca tiga juta orang per hari tersebut.

Di sela-sela berita soal Neymar dan Bale, ada juga kabar tentang kepindahan Thiago Alcantara dari Barca ke Bayern Muenchen. Juga Gonzalo Higuain dari Real ke Napoli.                   

Secara keseluruhan tidak banyak pemain yang masuk ke Spanyol. Rata-rata pengeluaraan belanja tim-tim Negeri Matador kalah jauh dibandingkan klub dari Inggris, Prancis, bahkan Italia.           

Apa arti itu semua? Jelas bahwa pertarungan perebutan gelar kembali hanya akan melibatkan dua musuh bebuyutan, Real Madrid dan Barcelona. 

Barca dan Real memang selalu finis pada dua peringkat teratas dalam lima musim terakhir. Hanya Villareal yang mampu menembus persaingan dengan menjadi runner-up di bawah Real pada musim 2007-2008. Siapa juara terakhir Liga Spanyol di luar Real dan Barca? Valencia melakukannya cukup lama, pada musim 2003-2004.

Musim lalu, jomplangnya kekuatan di antara kontestan Primera Division semakin menjadi-jadi. Real finis di posisi kedua, tertinggal 15 poin di belakang Barca. Itu adalah margin terbesar antara peringkat satu dan dua dalam sejarah Liga Spanyol.

Sebagai gambaran, Pelatih Real musim lalu, Jose Mourinho sudah menyerah untuk mendapatkan trofi sebelum Natal. Dan pada akhir musim, Barca mencapai 100 poin, sama dengan yang dilakukan Real semusim sebelumnya. Yang menarik adalah Atletico Madrid berhasil menjuarai Copa del Rey, mengalahkan Real di final. Pencapaian Atletico tersebut mungkin adalah salah satu cerita terbesar di Liga Spanyol.

Meskipun pada faktanya, walau finis di posisi ketiga, pasukan Diego Simeone itu tertinggal 24 angka di belakang sang juara, Barcelona. Sekarang kekuatan Atleti jauh berkurang dengan kepergian penyerang utamanya Falcao ke AS Monaco.

Apakah tim macam Atletico atau Valencia yang kehilangan Roberto Soldado akan bisa berkompetisi melawan Real dan Barca? Jawabannya dipastikan tidak. Musim ini hanyalah pengulangan musim-musim sebelumnya. Musim baru, kandidat tetap saja sama.    

Bagi banyak fans, skenario untuk memang bikin frustrasi. Namun yang menarik adalah menantikan pertarungan pelatih baru yang mengarsiteki dua raksasa. Tata Martino di Barca dan Carlo Ancelotti di Real.     

Permasalahan kedua klub ini sejatinya sama kompleksnya. Barcelona belum juga mendapatkan buruan utamanya, yakni bek tengah. Lemahnya pertahanan bisa menjadi faktor terbesar terpelesetnya Barca menuju tangga juara. Apalagi pengejaran pada Daniel Agger (Liverpool) dan David Luiz (Chelsea) belum menampakkan hasil. "Pertahanan memang menjadi fokus utama kali musim ini. Benar bahwa saya menginginkan Daniel atau David. Proses sedang berjalan," kata Tata Martino kepada El Mundo Deportivo.

Real juga mengalami masalah serupa. Los Blancos belum mantap pada pemain No.9 (unung tombak) walau rekrutan baru Isco dari Malaga sangat impresif pada laga-laga pra-musim. 

Soal jadwal, Barca lebih berat. Carles Puyol dkk akan menghadapi Malaga, Valencia, Sevilla, dan Real Sociedad dalam enam pekan awal. Sementara itu Real tidak berjumpa tim-tim papan atas tersebut. Hanya Athletic Bilbao yang mungkin akan menyulitkan di pekan ketiga. (nur/c13/ttg/jpnn)





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)