Radar Pangkalan Bun

Kadisbudpar Beberkan Alur Dana TNTP

Widodo | Senin, 06 Mei 2013 - 16:01:31 WIB

PANGKALAN BUN - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Abdul Wahab diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Pangkalan Bun, Jumat (3/5) lalu. Mantan Camat Kumai tersebut diperiksa selama berjam-jam oleh jaksa Pidana Khusus (Pidsus) Kejari.

Dalam pemeriksaan, Wahab menjelaskan soal retribusi tiket masuk Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). Namun dia mengaku tidak tahu dan tak menyangka hingga terjadi kebocoran.

Dia baru mengetahui alur dana retribusi TNTP setelah kasus ini mencuat. "Jadi setelah saya selidiki, saya tanyai semua staf saya, Ds yang mengambil uang ke penjaga tiket (TNTP), sekaligus mengantar bendel tiket. Nah, setelah uangnya diambil Ds, langsung dihitung dengan kabidnya, setelah itu baru diserahkan ke bendahara. Bendahara langsung menyetorkan ke BPK (Bank Pembangunan Kalteng)," beber Wahab kepada Radar Sampit. Diduga, saat diambil dan dihitung di bagian Pengembangan Pariwisata terjadilah kebocoran.

Wahab melanjutkan, mekanisme yang semestinya adalah dari petugas retribusi TNTP menyerahkan langsung ke bendahara yang strukturnya di bawah naungan Sekretaris Disbudpar sehingga uang tidak sempat mengendap atau berhenti di Bagian Pengembangan Wisata. Bendahara langsung mengecek pemasukan yang diserahkan petugas tiket yang disesuaikan dengan jumlah bendel atau lembar tiket yang terjual.

Sementara itu, Kasi Pidsus Kejari Pangkalan Bun Bambang Sumarsono mengatakan, Wahab diperiksa sebagai dalam kasus tersebut. Pemeriksaan itu bagian dari pengembangan penyidikan. Ia menjelaskan, untuk sementara jumlah tersangka baru dua orang. Jumlah tersangka bertambah lagi atau tidak, tergantung proses selanjutnya.

Bambang juga menguraikan, saat ini dua tersangka telah mendekam sel tahanan Lapas Kelas II B Pangkalan Bun. Khusus kasus tersebut, kejaksaan lebih bersikap tegas dan langsung menahan para tersangka, yakni WR selaku Kabid Pengembangan Wisata dan stafnya, DS. (gza)





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)