Radar Utama

Prioritaskan Guru SD, Penerimaan CPNS Kotim 2013

Widodo | Jumat, 26 Juli 2013 - 14:15:30 WIB

SAMPIT, Jatah 50 kursi dalam penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di lingkungan Pemkab Kotim akan diprioritaskan guru kelas untuk Sekolah Dasar (SD). Sementara untuk guru mata pelajaran tingkat SMK porsinya sangat sedikit. “Yang paling banyak dibutuhkan penerimaan CPNS tahun ini adalah guru SD, yakni guru kelas dan bukan guru mata pelajaran,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kotim HM Yusuf, kemarin (24/7).

Meskipun pihaknya telah menetapkan bahwa yang diprioritaskan adalah guru kelas tingkat SD, akan tetapi wewenang untuk menentukan bukan dari Disdik melainkan diserahkan kepada kepala daerah setempat. “Itu usulan Disdik, kalau itu disetujui karena yang mengeluarkan SK adalah Bupati Kotim. Yang jelas, sekolah yang memerlukan tenaga pendidik sudah kami data,” ujarnya.

Yusuf tidak bisa memastikan besaran perbandingan khusus tenaga pendidik terutama guru kelas tingkat SD dan guru produktif untuk tingkat SMK. Alasannya, yang menentukan adalah pusat tugas utamanya adalah mengusulkan. “Yang jelas, kami usulkan paling banyak guru kelas tingkat SD dibandingkan guru produktif tingkat SMK. Yang pastinya, bagi yang lulus penerimaan CPNS akan ditempatkan diwilayah pedalaman karena paling banyak sekolah yang membutuhkan tenaga guru ada di pedalaman,” ucap Yusuf.

Dia menambahkan, kuota penerimaan CPNS khusus tenaga pendidik di Kotim ini sangat sedikit sedangkan yang dibutuhkan hampir mencapai 2000 guru. “Jumlah sekolah dasar se Kotim  sebanyak 341 sekolah negeri dan swasta. Kalau kita hitung, khusus SD ini masih kekurangan sekitar 1000 guru, sedangkan kuota penerimaan CPNS yang dibuka tahun ini hanya 50 orang. Ya jelas, tidak sebanding. Walau bagaimanapun itu sudah keputusan kami (Disdik-Red) yang mengusulkan saja karena wewenangnya adalah Bupati Kotim,” pungkasnya.

Sebelumnya alokasi penerimaan calon  pegawai negeri sipil (CPNS) yang disetujui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) jauh dari harapan. Tahun ini Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) hanya mendapatkan kuota formasi untuk 50 orang guru.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kotim Yanero mengatakan awal tahun tadi Pemkab Kotim mengusulkan sebanyak 500 formasi CPNS untuk 2013, dengan rincian 300 formasi untuk tenaga pendidik dan kesehatan, sedangkan sisanya untuk tanaga teknis lainnya. “Tapi karena kuota yang diberikan hanya 50 formasi, ya kita syukuri saja karena kuota secara nasional tahun ini juga sedikit,” kata Yanero, kemarin (23/7).

Mantan Kepala Dinas Pendidikan Kotim ini belum merincikan pembagian formasi untuk guru kelas dan guru produktif. Kotim diberi waktu dua pekan untuk menetapkan rincian formasi tersebut untuk diusulkan ke KemenPAN dan RB.

Dijelaskannya, guru kelas dikhususkan untuk guru Sekolah Dasar, sedangkan guru produktif adalah guru bidang kejuruan yang umumnya bertugas di Sekolah Menengah Kejuruan. Badan Kepegawaian Daerah akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membahas penetapan rincian formasi tersebut.

“Nanti kita koordinasikan pembagiannya, apakah lebih banyak untuk guru kelas atau guru produktif. Kan Dinas Pendidikan yang tahu kebutuhannya seperti apa. Itu nanti disampaikan secara rinci ke KemenPAN dan RB, mulai dari sekolahnya, jumlahnya hingga bidang guru yang dibutuhkan,” jelas Yanero. (fin/ton)

 





Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)